KONTRANARASI.COM —Pangkalan pendaratan Ikan (PPI )Tamher timur kecamatan watubela kesui tak terurus. Hal ini diungkapkan oleh salah satu pemuda setempat Musa Rumaotan pada, Kamis (20/8/2026)
Menurutnya, cold stone tersebut merupakan salah satu PPI di Maluku dari tiga PPI yang hingga saat dinyatakan aktif, namaun faktanya tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Hal ini menunjukan bahwa dinas kelautan dan perikanan seram bagian timur tidak mempunyai kepedulian.
“PPI Tamher timur dikelola Pemda SBT, sebagai penanggungjawab teknis dinas perikanan SBT utk menjalankan PPI tersebut kini kini sirna,” Ucapnya
Lebih lanjut ditambahkan, kehadiran PPI tersebut mendukung peningkatan pendapatan asli daerah, serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, namun hal ini dibiarkan begitu saja alias tidak terurus, padahal beberapa tahun sebelumnya Pemda SBT menggelontorkan anggaran untuk perbaikan alias rehabilitasi

“harapan masyarakat agar PPI tersebut diaktifkan agar dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan menggenjot pendapatan asli daerah ( PAD) SBT, kini menjadi bangunan tua,” Tambah noki
Menyikapi kondisi tersebut, Rumaotan menilai nilai kelautan dan perikanan SBT tidak mampu untuk mengurus aset Pemda, sehingga harus ada solusi lain yakni Pemda melalui dinas teknis sudah harus mencari investor
“Menurut saya pemerintah daerah dalam hal dinas perikanan SBT tidak mampu untuk mengaktifkan PPI dimaksud. Saya minta dinas perikanan SBT agar mampu untuk mengaktifkan PPI, dapat mendatangkan investor untuk mengelola demi kesejahteraan masyarakat,” Kata Noki.(KN-FS)









