KONTRANARASI.COM —Kadis pertanian Seram Bagian Timur, Sofyan Waraiya, diduga tidak memiliki itikad baik untuk membantu pemerintah daerah dalam mengatasi karhutla di daerah. Hal ini diungkapkan sumber media ini pada, Selasa (03/11/2026)
Sumber yang enggang namanya dipublikasikan ini menjelaskan, dinas pertanian SBT tidak memiliki itikad baik dalam menjemput beberapa program yang bersumber dari APBN melalui satker dinas pertanian provinsi Maluku kepada masyarakat/petani.
Lebih lanjut, sumber ini menyebut. Beberapa program yang semestinya harus dijemput oleh pemerintah daerah melalui dinas pertanian SBT untuk membantu masyarakat seperti, rehabilitasi pala dalam bentuk bibit/anakan pala seluas 200 hektar. pengembangan pala dalam bentuk bibit/anakan pala seluas 300 hektar dan bantuan pemetaan tanaman/pohon Sagu di Kab. SBT seluas 600 Hektar.
“Program ini semestinya harus dijemput, ini justeru diabaikan,” Ungkap sumber ini
Lebih lanjut dijelaskan. Akibat ketiga program tersebut tidak direspon dengan baik sehingga semuanya sudah dikembalikan/dialokasikan ke provinsi lain di Indonesia, karena tidak ada respon/tanggap cepat atas data teknis yang seharusnya dikirim ke kementerian pertanian melalui dirjen perkebunan kementerian pertanian
“Kalau 3 poin diatas jalan di SBT bisa menjawab Karhutlah dan menjawab Program PSN hilirisasi sagu di Kabupaten SBT. Kasian Masyarakat/ Petani perkebunan SBT sangat dirugikan,” Tutup Sumber ini
Sampai berita ini dipublis, kepala dinas pertanian SBT, Sofyan Waraiya belum dapat dikonfirmasi terkait dengan informasi tersebut.(KN-FS)








