Kadis Perikanan SBT dan Buyer Sambangi Pulau Gofa, Ada Apa?

banner 468x60

KONTRANARASI.COM — Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Surahman, bersama tim dan pihak buyer melaksanakan kunjungan sekaligus refreshing untuk menemui langsung para nelayan di Pulau Gofa, Kecamatan Ukar Sengan, pada Minggu (01/11/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk menyatukan persepsi antara pemerintah, pelaku usaha, dan para nelayan. Langkah tersebut diambil guna membangun konsep yang selaras dalam memajukan sektor perikanan, khususnya bagi para nelayan yang beraktivitas di wilayah Kecamatan Ukar Sengan. Di samping itu, momen ini juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Bacaan Lainnya

Surahman mengungkapkan, melalui program KNMP tahun ini, pihaknya menargetkan agar sejumlah desa di Kecamatan Ukar Sengan dapat terakomodir. Dengan demikian, berbagai kebutuhan mendasar nelayan seperti infrastruktur pabrik es serta sarana penangkapan ikan dapat terjawab secara bertahap pada tahun-tahun mendatang.

“Kegiatan seperti ini memang perlu kita lakukan secara berkelanjutan. Pemerintah harus bisa turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi nelayan kita, apakah kehidupannya sudah membaik atau tidak,” ujar Surahman.

Dalam pemaparannya, Surahman juga menyampaikan perkembangan realisasi program KNMP di tahun 2026 ini. Dari total 26 usulan yang diajukan, sebanyak 22 program telah dipastikan berjalan. Bahkan, pengerjaan fisiknya sudah dimulai sejak bulan Oktober lalu, seperti pada KNP Hub di Geser, KNMP Penyangga di Kawamor, Kelu, Dawang, hingga Waru.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa fokus utama pemerintah adalah menjawab berbagai kebutuhan nelayan, termasuk memastikan hasil tangkapan mereka memiliki kepastian pasar. Hal ini diwujudkan melalui optimalisasi pemanfaatan fasilitas cold storage.

Menurutnya, fasilitas cold storage yang sempat mangkrak selama 7 tahun tersebut kini telah berfungsi kembali setelah mendapatkan perhatian khusus dan dijalankan dalam setahun terakhir di bawah kepemimpinan Bupati Fakhri Husni Alkatiri dan Wakil Bupati Muhammad Mifta Thoha R. Wattimena. Berkat fungsi fasilitas tersebut, hasil tangkapan nelayan mulai dari Kecamatan Ukar Sengan hingga Kecamatan Bula Barat kini dapat terserap dan dibeli oleh pengelola dengan harga yang baik.(WIR)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *