PB SEMMI Apresiasi Pidato Presiden Prabowo: Stabilitas Ekonomi dan Swasembada Jadi Sorotan

banner 468x60

KONTRANARASI.COM -JAKARTA — Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di hadapan Sidang Tahunan MPR RI pada Jumat (14/8/2026) mendapat apresiasi dari Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI).

Ketua Umum PB SEMMI, Achmad Donny, menilai pidato Presiden Prabowo tidak sekadar menyampaikan pesan kenegaraan, tetapi juga menunjukkan sejumlah capaian pembangunan pemerintah di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Donny menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia yang disebut mencapai 5,29 persen pada triwulan II 2026, serta realisasi investasi sebesar Rp1.010,6 triliun pada semester I 2026.

“Data menunjukkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,29 persen pada triwulan II 2026 dengan realisasi investasi sebesar Rp1.010,6 triliun pada semester I 2026. Kita harus apresiasi pencapaian pemerintah dan saya nyatakan PB SEMMI mendukung penuh pembangunan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo,” kata Donny dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Menurut Donny, salah satu hal penting dalam pidato Presiden adalah penekanan pada pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Ia mencontohkan pembangunan 441 RSUD serta renovasi 10.000 Puskesmas di berbagai wilayah Indonesia.

Tak hanya sektor kesehatan, Donny juga menyoroti kebijakan pemerintah di bidang energi dan pangan. Ia menyebut pemerintah berhasil menghemat devisa hingga Rp170 triliun melalui kebijakan penghentian impor solar dan penguatan produksi dalam negeri.

“Sejak Juli 2026 kita tidak bergantung pasokan solar dari luar negeri. Kemudian ada delapan komoditas pangan yang sudah swasembada, yaitu jagung, beras, gula, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai merah dan cabai rawit,” tegasnya.

Donny menilai capaian tersebut menunjukkan upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri.

Ia menegaskan bahwa pembangunan pada akhirnya harus bermuara pada perlindungan dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan rakyat terlindungi dari berbagai ancaman, mulai dari kemiskinan, kelaparan, pemutusan hubungan kerja (PHK), hingga keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.

“Negara hadir untuk memastikan kebutuhan dasar rakyatnya terjaga dan terpenuhi. Bahkan dengan tegas Presiden menyatakan, tugas utama pemerintah adalah melindungi rakyat dari berbagai ancaman, seperti kemiskinan, kelaparan, PHK hingga keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan,” pungkas Donny.

Menutup pernyataannya, Ketua Umum PB SEMMI tersebut mengutip pesan Presiden Prabowo agar kekayaan Indonesia diubah menjadi kekuatan bagi bangsa.

Donny juga menegaskan bahwa dukungan terhadap pemerintah harus berjalan beriringan dengan fungsi pengawasan masyarakat.

“PB SEMMI bersama mata rakyat akan terus mengawal kebijakan Presiden Prabowo dan pemerintahannya, agar seluruh agenda pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat,” tutup Donny.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *