KONTRANARASI.COM — Untuk mengantisipasi kekeringan dan ketersediaan air bersih untuk warga, Pemerintah Negeri Administratif Jakarta Baru alihkan sebagian program untuk penyediaan sumur bor. Hal ini diungkapkan Penjabat Kepala Desa M. N Welemuly pada, Senin (26/10/2026).
Ia mengatakan, dampak Elnino terhadap masyarakat sangat dirasakan oleh warganya, sehingga pihaknya mengalihkan kegiatan lain untuk pembangunan sumur bor, agar masyarakat dapat menikmati air bersih
“Program Pemanfaatan dan Pengeboran sumur air layak pakai untuk warga Masyarakat dalam penanganan kekeringan. Bersumber dari Dana Desa Tahap 2 Perubahan APBDes dari program Pembangunan WC ke Penyediaan Sumur Bor,” Ucapnya
Lebih lanjut dijelaskan. Sumur bor yang dibuat oleh pemerintah desa berdasarkan perubahan APBDes tersebut sebanyak 8 (delapan) unit dengan pagu senilai Rp,112.439.000.

“Jumlah titik 8 unit dilengkapi dengan Sanyo Tank Profil,” Tambahnya
Untuk itu, sebagai penjabat kepala desa, dirinya berharap. Masyarakat yang terdampak kekeringan pada desa yang dipimpinnya, bisa mendapat pasokan air yang cukup ditengah musim kemarau panjang ini untuk kebutuhan sehari-harinya, karena air merupakan salah satu kebutuhan dasar.
“Harapannya Dengan Program ini dapat membantu masyarakat Desa Jakarta Baru yang terdampak kekeringan agar tetap mendapatkan pasokan air ditengah kemarau panjang,” Tutupnya.(KN-FS)








