KONTRANARASI.COM — Merayakan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (HEKRAFNAS) tak melulu soal kreativitas dan pengembangan usaha. Di Jakarta Timur, momentum ini dimanfaatkan seorang pengusaha percetakan untuk berbagi paket gizi bagi anak-anak pada Jumat (23/10/2026).
Kegiatan yang diinisiasi David Hamka tersebut berlangsung di kawasan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Sebanyak 100 paket berisi telur, susu, dan biskuit dibagikan sebagai bentuk kepedulian terhadap pemenuhan gizi anak.
“Bagi saya, peringatan HEKRAFNAS menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa pelaku ekonomi kreatif juga bisa berkontribusi kepada masyarakat. Usaha tidak hanya berbicara soal bisnis, tetapi juga tentang manfaat yang bisa diberikan kepada orang lain,” ujar David dalam keterangannya yang diterima pada Jumat (23/10/2026).
David merupakan pengusaha yang bergerak di subsektor ekonomi kreatif bidang percetakan. Melalui kegiatan ini, ia memanfaatkan momentum peringatan nasional untuk menghadirkan aksi sosial yang menyasar kebutuhan anak-anak.
Pemenuhan gizi menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu, perhatian terhadap kebutuhan gizi perlu melibatkan berbagai pihak, mulai dari keluarga hingga masyarakat dan pelaku usaha.
“Anak-anak membutuhkan perhatian bersama. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi penerima dan menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap gizi anak merupakan hal yang penting,” kata David.
Paket bantuan berupa telur, susu, dan biskuit tersebut menjadi bentuk kontribusi sosial yang dilakukan David dalam menyambut HEKRAFNAS 2026. Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa keterlibatan pelaku ekonomi kreatif di masyarakat dapat diwujudkan melalui beragam aksi sosial.
Bagi David, aktivitas usaha dan kepedulian terhadap masyarakat dapat berjalan beriringan. Pelaku ekonomi kreatif tidak hanya memiliki peran dalam mengembangkan bisnis, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Hari Ekonomi Kreatif Nasional diperingati setiap 24 Oktober. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi peran pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor sekaligus mendorong kreativitas, inovasi, dan kolaborasi dalam pengembangan ekonomi kreatif Indonesia.
Pembagian paket gizi ini juga mengangkat pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung perhatian terhadap kebutuhan anak. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial yang disesuaikan dengan kemampuan dan sumber daya masing-masing.
Melalui kegiatan ini, David yang juga menjabat ketua umum knps indonesia berharap semangat ekonomi kreatif dapat berjalan seiring dengan kepedulian sosial. Kontribusi pelaku usaha diharapkan tidak hanya terlihat dari perkembangan bisnis, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Aksi berbagi tersebut menjadi salah satu cara untuk memaknai HEKRAFNAS 2026 melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Semangat berkarya dan berbagi diharapkan terus tumbuh sehingga ekonomi kreatif tidak hanya mendorong aktivitas usaha, tetapi juga membuka ruang bagi kontribusi sosial yang berkelanjutan.








