KONTRANARASI.COM – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Front Indonesia Maju (FIM) mengajak seluruh warga negara untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi palsu atau hoaks yang berpotensi merusak keberagaman suku, agama, budaya, dan daerah di Indonesia.
Front Indonesia Maju menilai momentum HUT Kemerdekaan harus menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat persaudaraan dan kebangsaan.
Masyarakat diimbau lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, khususnya konten di media sosial yang dapat memicu kebencian, prasangka, dan konflik antarkelompok.
“Jangan sampai hoaks dan provokasi di media sosial memecah persaudaraan yang telah dibangun para pendiri bangsa. Perbedaan suku, agama, budaya dan daerah adalah kekayaan Indonesia yang harus kita jaga bersama,” ujar Koordinator Nasional Front Indonesia Maju, Salim Wehfany, Senin (10/8/2026).
FIM juga mengingatkan masyarakat agar melakukan verifikasi sebelum membagikan sebuah informasi. Setiap warga memiliki tanggung jawab untuk memastikan informasi yang disebarkan tidak mengandung fitnah, ujaran kebencian, maupun narasi yang mempertentangkan satu kelompok dengan kelompok lainnya.
Menurut FIM, semangat Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi pegangan bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Indonesia berdiri karena persatuan. Jangan biarkan informasi yang tidak benar merusak hubungan antarsaudara. Mari kita rayakan HUT RI dengan menjaga kerukunan, menghormati perbedaan dan memperkuat persatuan,” tegasnya.
Front Indonesia Maju mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT RI sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga NKRI, keberagaman, persaudaraan, dan persatuan Indonesia.
Berbeda suku bukan alasan untuk terpecah.
Berbeda budaya bukan alasan untuk bermusuhan. Kita semua adalah Indonesia









