KONTRANARASI.COM —Untuk mendukung pembangunan Masjid di Negeri Administratif Tubir Masiwang, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Seram Bagian Timur (SBT) bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) SBT melaksanakan aksi penggalangan dana.
Penggalangan dana untuk pembangunan masjid ini dipusatkan di perempatan KPU seram Bagian Timur. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian organisasi dan mahasiswa terhadap pembangunan fasilitas ibadah sekaligus upaya mendorong semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Dalam aksi sosial ini, kader dan anggota GMNI SBT bersama HMI SBT turun langsung ke lapangan untuk menggalang bantuan dari masyarakat. Penggalangan dana dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap proses pembangunan Masjid Adm Tubir Masiwang. Kabid Kaderisasi DPC GMNI SBT mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian mahasiswa terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami hadir bukan hanya sebagai organisasi mahasiswa, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat,” Ucapnya
Sementara ketua GMNI Cabang SBT, Moh Nur Hulihulis mengatakan. Aksi ini bagian dari rasa kebersamaan dan solidaritas dalam membangun tempat ibadah
“Penggalangan dana ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kami untuk membantu pembangunan Masjid Adm Tubir Masiwang. Semoga apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat,” Kata Hulihulis
Sementara, Ketua Bidang Pembinaan Umat HMI cabang SBT, Abd.Latif Rumfaran HMI SBT juga mengatakan. kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa dalam mendukung pembangunan rumah ibadah.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menggerakkan kepedulian masyarakat untuk bersama-sama membantu pembangunan Masjid Adm Tubir Masiwang. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, tentu sangat berarti bagi proses pembangunan masjid,” Ujarnya
Dua organisasi kemahasiswaan ini berharap, kegiatan penggalangan dana hari ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan Masjid. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan, solidaritas, dan gotong royong antara mahasiswa dan masyarakat.
Kegiatan sosial ini juga menjadi momentum bagi organisasi kemahasiswaan untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui aksi-aksi nyata yang memberikan manfaat bagi kepentingan bersama.(KN-FS)









