Kawal Dugaan Aktivitas Ilegal PT AJB di Aceh, BAKORNAS LEPPAMI PB Gandeng HMI Jakarta Tuntut Transparansi

banner 468x60

KONTRANARASI.COM – Badan Koordinasi Nasional (BAKORNAS) Lembaga Pariwisata dan Pecinta Alam Mahasiswa Islam (LEPPAMI) Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bersama Perwakilan HMI Jakarta mendatangi Polda Metro Jaya guna menyurati Kapolda Metro Jaya terkait pelaksanaan aksi penyampaian pendapat dan penandatanganan petisi tuntutan yang akan dilaksanakan di Kantor Pusat PT. Agrabudi Jasa Bersama (AJB) yang beralamat di Gedung Cyber 1, Jalan Kuningan Barat Raya No. 8, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jakarta.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Korwil Aceh BAKORNAS LEPPAMI PB HMI, Tonicko Anggara yang juga bertindak sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) pada Aksi tersebut.

Tonicko menyampaikan aksi tersebut dilaksanakan sebagai bentuk nyata kehadiran dan kepedulian BAKORNAS LEPPAMI PB HMI secara kelembagaan dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat Aceh khususnya masyarakat di Kabupaten Aceh Barat.

“Aksi ini kami laksanakan sebagai bentuk nyata kehadiran dan kepedulian BAKORNAS LEPPAMI PB HMI secara kelembagaan dalam mengawal aspirasi masyarakat Aceh terkhususnya di Kabupaten Aceh Barat.”, Kata Tonicko Anggara, Senin (14/9/2026).

Senada dengan Koordinator, Perwakilan HMI Jakarta Bili mengatakan bahwa aksi yang akan dilaksanakan tersebut akan berorientasi pada penuntasan persoalan-persoalan yang harus dipertegas, diperjelas dan dijawab secara konkret oleh PT Agrabudi Jasa Bersama (AJB) guna juga menyelesaikan persoalan-persoalan secara konkret pula.

“Kami bergandengan langsung dengan Bakornas Leppami PB HMI ini memang sedari awal sudah berangkat dari orientasi dugaan aktivitas ilegal yang langsung dengan PT Agrabudi Jasa Bersama (AJB) dengan keharusan yang kami harapkan PT Agrabudi Jasa Bersama (AJB) harus mau dan mampu mempertegas, memperjelas dan menjawab persoalan-persoalan yang yang ada terutama yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat di Kabupaten Aceh Barat.” ungkap Bili selaku Perwakilan HMI Jakarta.

Sebagai penegasan sikap, Tonicko Anggara mengatakan bahwa pihaknya tidak anti terhadap investasi dan lanjut mengatakan bahwa aksi tersebut adalah bentuk nyata dari kepedulian terhadap iklim investasi di Aceh dengan keterlibatan generasi muda secara langsung dalam penuntasan persoalan-persoalan yang ada secara konkret.

“Kami tidak anti terhadap investasi justru ini adalah bentuk kepedulian generasi muda terhadap terciptanya kestabilan iklim investasi di Aceh dengan turun langsung mengawal untuk penuntasan persoalan-persoalan agar dapat berjalan dengan baik. Yang harus di anti kan tersebut adalah para investor atau korporasi yang merusak iklim investasi di Aceh dengan sikap yang tidak aspiratif, arogan, tidak humanis dan tidak miliki orientasi menjaga dan merawat kestabilan sosial masyarakat dan daerah yang menjadi wilayah operasi nya.” Tutup Tonicko Anggara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *