KONTRANARASI.COM – Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI) resmi mendeklarasikan kepengurusan baru untuk periode 2026–2028. Deklarasi tersebut digelar di Ballroom Lume Coffee, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).
Deklarasi kepengurusan menjadi momentum bagi FPMI untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan komitmennya dalam membangun ruang bagi pemuda dan mahasiswa agar dapat mengembangkan kapasitas, berpikir kritis, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Berdasarkan hasil musyawarah dan amanah organisasi, struktur kepengurusan FPMI periode 2026–2028 menetapkan Shella Maulana sebagai Ketua Umum, Sahlan Qhaf Alkatiri sebagai Sekretaris Umum, dan Nirwana Sinaga sebagai Bendahara Umum.
Dalam deklarasi tersebut, jajaran pengurus menyatakan kesiapannya menjalankan roda organisasi dengan mengedepankan integritas, tanggung jawab, keterbukaan, dan semangat pengabdian.
FPMI juga menegaskan tekad untuk membangun organisasi yang tidak hanya menjadi ruang kreativitas bagi generasi muda, tetapi juga menjadi wadah bertemunya para ahli, akademisi, pemikir, serta berbagai elemen masyarakat untuk melahirkan gagasan yang dapat memberikan manfaat bagi kemajuan Indonesia.
Salah satu semangat yang kembali diteguhkan dalam deklarasi tersebut adalah “Pengajar Mengajar, Pelajar di Perguruan Tinggi Belajar.”
Semangat itu akan diterjemahkan melalui penguatan kegiatan diskusi, kajian, pendidikan, serta pengabdian kepada masyarakat. FPMI menargetkan berbagai kegiatan tersebut dapat mendorong lahirnya pemuda dan mahasiswa yang memiliki wawasan luas, kritis, berintegritas, sekaligus mampu menawarkan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Selain memperkuat ruang akademik dan intelektual, FPMI menyatakan akan meningkatkan keterlibatan langsung di tengah masyarakat.
Organisasi tersebut ingin menjadi penghubung antara gagasan yang berkembang di lingkungan akademik dengan kebutuhan serta persoalan konkret yang dihadapi masyarakat.
“FPMI harus hadir dan turun langsung di tengah masyarakat. Gagasan yang lahir dari ruang akademik harus mampu memberikan manfaat dan menjawab persoalan yang dirasakan masyarakat,” demikian semangat yang ditegaskan dalam deklarasi tersebut.
Pengurus FPMI periode 2026–2028 juga berkomitmen menjaga soliditas organisasi, transparansi, serta marwah kelembagaan. Mereka menyatakan terbuka terhadap evaluasi, kritik, maupun koreksi apabila terdapat tindakan yang dinilai menyimpang dari AD/ART dan cita-cita organisasi.
Deklarasi kepengurusan baru ini sekaligus menjadi titik awal bagi FPMI untuk memperluas ruang pengabdian, memperkuat organisasi, dan menghadirkan kontribusi yang lebih nyata bagi pemuda, mahasiswa, dan masyarakat.
Dengan kepengurusan baru tersebut, FPMI membawa semangat untuk membangun organisasi yang lebih besar dan berdaya guna.
Demi FPMI yang lebih besar.
Demi pemuda yang berdaya.
Demi mahasiswa yang bercahaya.
Demi Indonesia yang lebih maju.
Hidup Pemuda!
Hidup Mahasiswa!
Hidup FPMI!
Salam Kemenangan!
Adapun susunan kepengurusan FPMI periode 2026–2028:
Ketua Umum: Shella Maulana
Sekretaris Umum: Sahlan Qhaf Alkatiri
Bendahara Umum: Nirwana Sinaga









