Syahrul Rumau Resmi Dilantik sebagai Pengurus Besar SEMMI, Siap Dorong Hilirisasi dan Investasi dari Timur Indonesia

banner 468x60

KONTRANARASI.COM JAKARTA — Syahrul Rumau resmi mengemban amanah sebagai Wakil Sekretaris Bidang Hilirisasi dan Investasi Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI). Jabatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong peran strategis mahasiswa dalam pembangunan ekonomi nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur, Kamis 08 Oktober 2026..

Syahrul menegaskan, hilirisasi dan investasi perlu menjadi fokus perjuangan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Menurutnya, Indonesia Timur memiliki kekayaan sumber daya alam dan peluang ekonomi yang besar. Namun, potensi tersebut perlu didukung pengelolaan yang berkelanjutan, investasi berkualitas, serta kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal.

“Indonesia Timur tidak boleh hanya menjadi wilayah penghasil bahan mentah. Kita harus mendorong hilirisasi agar potensi daerah memiliki nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan memberikan kesempatan lebih luas bagi generasi muda,” demikian semangat yang ingin didorong Syahrul.

Melalui amanah di PB SEMMI, Syahrul berharap mahasiswa dapat mengambil bagian dalam mengawal kebijakan hilirisasi dan investasi agar berjalan secara adil, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya kontribusi Indonesia Timur dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan visi Presiden Prabowo Subianto, sehingga pemerataan ekonomi tidak hanya menjadi wacana, tetapi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke daerah.

Dengan amanah tersebut, Syahrul berkomitmen menjadikan bidang hilirisasi dan investasi sebagai ruang perjuangan untuk memperkuat potensi daerah serta mendorong Indonesia Timur menjadi bagian penting dari kemajuan ekonomi Indonesia. (FN-AR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *