KONTRANARASI.COM —Dugaan kejahatan BBM di Geser, Kecamatan Seram Timur dilakukan secara terang-terangan. Hal ini diungkapkan Ketua Serikat Anti Korupsi (SAK) Sofyan Keliobas pada, Kamis (17/9/2026) di Bula.
Dijelaskan, berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan pihaknya, terdapat proses distribusi BBM bersubsidi oleh terduga Hi Jamaludin tidak sesuai dengan ketentuan keselamatan penyaluran BBM, karena menggunakan drum plastik yang dijejerkan dilaut.
“Penggunaan drum plastik yang parkirkan dilaut oleh salah satu pengusaha, ini kan tidak sesuai ketentuan penyaluran,” Kata Sofyan
Selain itu, distribusi BBM di laut menggunakan drum plastik sangat bermasalah dan memiliki risiko tinggi baik dari segi keselamatan, kualitas bahan bakar, maupun regulasi sehingga yang bersangkutan sudah harus dipanggil untuk dimintai keterangan.
“Polres sudah harus panggil Beliau untuk dimintai keterangan, karena itu bagian dari skema yang mengarah ke ilegal oil,” Ujar Sofyan
Untuk diketahui, Haji Jamaludin ini pernah digagalkan saat distribusi BBM tanpa dilengkapi dokumen atau ilegal ini dilakukan oleh aparat kepolisian sub sektor Wakate, Kabupaten SBT di kawasan Kecamatan Kesui, Kabupaten SBT, yang saat para terduga pelaku menggunakan satu unit kapal laut dengan nama Alfa Jaya yang sementara berlabuh di pelabuhan Kesui.
Kapal Alfa Jaya berserta awaknya kemudian diamankan karena kedapatan membawa BBM jenis Pertamax, Pertalite dan Minyak Tanah yang jumlah keseluruhan mencapai 15 Ton.(KN-FS)









