Fauka pimpin Lindu Aji Gelar Culture Fest 2026 di Borobudur, Hadirkan 1.000 Jatilan dan puluhan UMKM

banner 468x60

KONTRANARASI.COM – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Lindu Aji menggelar Lindu Aji Culture Fest 2026 di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut mengangkat seni budaya, ekonomi kreatif, sosial, serta pelestarian budaya Nusantara.

Ketua dewan Pembina Lindu Aji, mayjend (pur) Fauka Noor Farid, yg sekaligus sbg utusan khusus presiden mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi untuk ikut melestarikan budaya lokal dan memperkuat ekonomi kerakyatan serta kecintaan masyarakat terhadap budaya Nusantara.

“Dipilihnya objek wisata Candi Borobudur, karena mengandung sejarah nenek moyang kita yg dikenal dunia internasional dan kearifan lokal. Candi Borobudur menjadi simbol yang sangat penting dalam melestarikan budaya. Dengan harapan, mendapat restu dari para leluhur,” ujar Mayjend ( Pur) Fauka Noor Farid yg juga sebagai komandan timus 08.

Lindu Aji Tampilkan 1.000 Jatilan, puluhan UMKM, pemberian santunan kpd 550 anak yatim, fakir miskin dan lansia dalam acara Culture Fest 2026.

Hal ini sesuai dg tujuan Lindu aji menjadi organisasi yg peduli dg masyarakat kecil dan pelestarian budaya, Sekitar 10.000 anggota Lindu Aji turut menghadiri kegiatan yang berlangsung di kawasan Candi Borobudur. Kehadiran ribuan anggota tersebut sekaligus menunjukkan komitmen organisasi dalam mengembangkan kegiatan sosial dan budaya.

Fauka mengatakan Lindu Aji selama ini tidak hanya bergerak dalam bidang olahraga. Organisasi tersebut kini juga berupaya memperkuat kegiatan pelestarian budaya atau nguri-uri budaya.

Menurut dia, Lindu Aji akan menjadikan parade budaya sebagai program tahunan. Program tersebut akan menjadi ruang bagi anggota dan masyarakat untuk mengenalkan serta menjaga kekayaan budaya Nusantara.

“Parade budaya ini akan menjadi program Lindu Aji setiap tahun,” kata Fauka.

Fauka Ingin Ubah Stigma Ormas Lindu Aji
Fauka Noor Farid sebelumnya resmi mendapat mandat sebagai Ketua Pembina Lindu Aji dalam Kongres III DPP Lindu Aji di Semarang pada 13 Agustus 2026.

Pengurus DPP Lindu Aji periode 2026-2031 kemudian mengikuti pelantikan di Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, Magelang, pada Minggu (13/9/2026).

Fauka memiliki latar belakang sebagai mantan anggota Tim Mawar Kopassus yang pernah berada di bawah komando Prabowo Subianto. Ia juga dikenal sebagai utusan kusus Presiden Prabowo serta Komandan Tim 08.

Masuknya Fauka ke dalam struktur pembinaan Lindu Aji membawa tantangan baru bagi dirinya. Ia ingin menjadikan organisasi tersebut sebagai wadah pengabdian kepada bangsa dan negara melalui kegiatan sosial, budaya, serta kemasyarakatan.

Fauka juga menegaskan bahwa dirinya belum memiliki rencana membawa Lindu Aji menjadi partai politik.

“Saya ingin menunjukkan bahwa ini adalah ormas yang peduli dengan bangsa, tradisi, dan budayanya. Saya ingin merubah stigma ormas ini,” katanya.

Lindu Aji Diminta Jadi Mitra TNI-Polri
Fauka juga meminta seluruh anggota Lindu Aji menjaga sikap dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah. Ia menekankan bahwa anggota organisasi tidak boleh menggunakan kekerasan ketika menghadapi persoalan.

“Saya tekankan kepada seluruh anggota, ormas Lindu Aji mitra TNI Polri. Menyelesaikan masalah dengan musyawarah, bukan dengan otot,” ungkapnya.

Fauka juga meminta jajaran Lindu Aji di berbagai daerah berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat dalam menjaga ketertiban masyarakat.

“Kita kan punya banyak DPC di seluruh Jateng, jadi tugas Kamtibmas-nya diatur dan dikoordinasikan dengan Kodim dan Polres daerah setempat. Tidak boleh menjadi ‘APH’ sendiri dan arogan,” lanjut Fauka.

Lindu Aji Berkembang Sejak 1989
Lindu Aji bermula dari sekumpulan orang yang didirikan Ikhwan Ubaidillah pada 1989. Organisasi tersebut kemudian berkembang menjadi yayasan sosial sebelum berubah menjadi organisasi kemasyarakatan pada 2015.

Dalam perkembangannya, Lindu Aji mengklaim memiliki sekitar 100 ribu anggota yang tersebar di berbagai wilayah, terutama di Jawa Tengah.

Basis anggota Lindu Aji selama ini juga banyak berasal dari kalangan masyarakat pekerja informal, termasuk tukang parkir, sekuriti, dan kelompok masyarakat marjinal lainnya.

Melalui kepengurusan baru periode 2026-2031, Lindu Aji ingin memperluas kiprahnya melalui bidang sosial, olahraga, seni, budaya, dan ekonomi kreatif.
Lindu Aji Culture Fest 2026 di Borobudur menjadi salah satu langkah awal untuk memperkuat arah tersebut. Organisasi ini ingin menjadikan seni dan budaya Nusantara sebagai bagian penting dari kegiatan tahunan sekaligus sarana membangun citra ormas yang lebih dekat dengan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *