PB SEMMI Beri Apresiasi atas Capaian Dua Tahun Prabowo–Gibran dalam Mendorong Kemajuan Nasional

banner 468x60

KONTRANARASI.COM JAKARTA — Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Achmad Donny, mengapresiasi sejumlah capaian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama dua tahun terakhir, khususnya dalam penguatan investasi nasional, ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi, serta perluasan program pelayanan sosial.

Achmad Donny menilai, berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintah menunjukkan upaya memperkuat fondasi pembangunan nasional. Menurutnya, capaian tersebut patut diapresiasi sekaligus menjadi momentum untuk memastikan pembangunan semakin berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Salah satu capaian yang menjadi perhatian adalah realisasi investasi nasional yang mencapai Rp3.923,2 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 5.485.944 orang berdasarkan laporan pemerintah untuk periode hingga triwulan III 2026. Capaian ini menunjukkan besarnya aktivitas investasi yang perlu terus diarahkan untuk memperluas kesempatan kerja dan memperkuat industri dalam negeri.

“Capaian investasi ini patut diapresiasi karena memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian industri nasional. Hal terpenting adalah memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat,” ujar Achmad Donny.

Di sektor ketahanan pangan, produksi beras nasional pada 2025 tercatat mencapai 34,71 juta ton, melampaui perkiraan kebutuhan konsumsi sebesar 31,19 juta ton. Indonesia juga tidak melakukan impor beras untuk konsumsi sepanjang 2025. Menurut Achmad Donny, capaian tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri.

Selain itu, pemerintah menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari upaya memperluas akses pelayanan dasar masyarakat. PB SEMMI memandang kedua program tersebut memiliki tujuan strategis dalam mendukung kualitas sumber daya manusia, terutama apabila pelaksanaannya disertai pengawasan, transparansi, dan evaluasi secara berkala.

Dari sisi perekonomian, Badan Pusat Statistik mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen sepanjang 2025, meningkat dibandingkan pertumbuhan 5,03 persen pada 2024. Sementara itu, tingkat kemiskinan pada Maret 2025 tercatat sebesar 8,47 persen, turun dari 8,57 persen pada September 2024.

Achmad Donny menilai data tersebut menjadi bagian penting dalam melihat perkembangan ekonomi dan sosial nasional. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan harus terus diukur melalui peningkatan daya beli, pemerataan kesempatan kerja, pengendalian harga kebutuhan pokok, serta penurunan kesenjangan sosial.

“PB SEMMI mengapresiasi capaian pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan investasi, dan menghadirkan program sosial bagi masyarakat. Ke depan, capaian tersebut perlu terus diperkuat agar pertumbuhan nasional berjalan beriringan dengan pemerataan kesejahteraan,” tegasnya.

Ia menambahkan, mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk mengawal jalannya pemerintahan secara objektif dan konstruktif. Apresiasi terhadap kebijakan yang memberikan manfaat bagi rakyat harus berjalan beriringan dengan evaluasi terhadap program yang belum optimal.

“PB SEMMI akan terus mengambil peran sebagai mitra kritis dan mitra strategis pemerintah. Kami mendukung setiap kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat, sekaligus mendorong transparansi dan akuntabilitas agar pembangunan nasional benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Achmad Donny.

Achmad Donny Ketua Umum PB SEMMI

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *