KONTRANARASI.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Selatan melalui Bidang Lingkungan Hidup (LH) Ali Imron mengeluarkan peringatan keras terkait krisis pengelolaan sampah di Ibu Kota. Menyusul terjadinya insiden longsor di TPST Bantargebang yang mengakibatkan tersendatnya ritme pembuangan sampah, tumpukan limbah domestik kini mulai mengepung berbagai sudut jalanan di Jakarta Selatan dan sekitarnya.
Ketua Bidang Lingkungan Hidup HMI Cabang Jakarta Selatan Ali Imron, menegaskan bahwa insiden di Bantargebang bukanlah sekadar kecelakaan teknis, melainkan bukti nyata kegagalan Pemprov DKI Jakarta dalam memitigasi risiko hulu ke hilir.
“Tumpukan sampah di mana-mana hari ini adalah alarm keras. Bantargebang sudah mencapai titik jenuh (overcapacity), dan ketika longsor terjadi, seluruh sistem distribusi sampah kita lumpuh. Rakyat yang harus menghirup bau busuk di pinggir jalan karena keterlambatan pengangkutan,” tegasnya, Jumat (13/3/2026).
HMI Jakarta Selatan juga menyoroti lambatnya progres pembangunan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dinilai terlalu banyak melakukan pencitraan tanpa solusi konkret yang dirasakan langsung dampaknya saat ini.
RDF Rorotan yang digadang-gadang menjadi solusi masa depan seolah hanya menjadi proyek “pelipur lara” di tengah krisis yang sudah di depan mata, kami mempertanyakan efektivitas anggaran besar yang dikucurkan jika pada kenyataannya Jakarta masih bergantung 100% pada Bantargebang yang sudah renta.
Mengingat Hari Raya Idul Fitri yang tinggal menghitung hari, HMI Cabang Jakarta Selatan memberikan peringatan dini (early warning) kepada Pemprov DKI. Volume sampah rumah tangga diprediksi akan meningkat tajam hingga 20-30% selama masa Lebaran.
“Jika masalah longsor Bantar Gebang belum teratasi dan skema darurat tidak segera dibuat, Jakarta akan merayakan Lebaran di tengah kepungan sampah. Kami menuntut Dinas LH untuk menyiagakan personel 24 jam dan memastikan jalur distribusi sampah cadangan tersedia,” Tambah perwakilan Bidang LH HMI Jaksel.










