KONTRANARASI.COM – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) DKI Jakarta menyampaikan rasa penyesalan yang mendalam serta menyayangkan terjadinya aksi yang tidak beretika dan tidak mencerminkan nilai-nilai intelektualitas, kedewasaan, serta tanggung jawab moral dalam kehidupan berdemokrasi.
Aksi unjuk rasa tersebut tidak seharusnya terjadi, karena tidak sejalan dengan semangat perjuangan mahasiswa serta prinsip dialog yang konstruktif dalam menyampaikan aspirasi, terlebih di tengah situasi yang membutuhkan ketenangan dan kebijaksanaan bersama
sebagai Mahasiswa tentunya harus mengedepankan Etika dalam menyikapi persoalan persoalan yang ada, karena para kiyai para guru kami selalu mengajarkan kami bagaimana cara menghormati orang yag lebih Tua dan juga selau mengajarkan cara yang santun dalam berbicara dan bermasyarakat. Karena Al adabu Fauqol Ilmi, adab itu lebih tinggi dari pada ilmu,” Ucap Nadzir Ahyaulilmi, Jumat (27/2/2026).
Dalam kesempatan ini, PKC PMII DKI Jakarta juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas kesabaran, Profesionalisme, dan sikap humanis yang ditunjukkan dalam mengawal dan menjaga keamanan serta ketertiban pada situasi hari ini. Sikap tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dan menjaga stabilitas sosial.
Kami berharap kejadian ini dapat menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bersama agar ke depan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa, dapat lebih mengedepankan etika, dialog, serta cara-cara yang bermartabat dalam menyampaikan aspirasi.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen PKC PMII DKI Jakarta terhadap terciptanya kehidupan sosial yang aman, kondusif, dan berkeadaban,” Tuturnya.









